Mengapa Saat Ini Travelling menjadi Suatu Gaya Hidup di Kalangan Masyarakat Indonesia ? Lalu Apa Manfaat Travelling menurut Pakar Psikologi ?

Mengapa Saat Ini Travelling menjadi Suatu Gaya Hidup di Kalangan Masyarakat Indonesia? Lalu Apa Manfaat Travelling menurut Pakar Psikologi?


Apa yang Dimaksud dengan Travelling?
Travelling dalam bahasa Indonesia adalah aktivitas melancong, berpindah dalam satu tempat, ketempat lainnya dengan berbagai alasan, seperti bisnis, liburan, dan sebagainya (KBBI, 2008: 807).

Siapa Saja yang Sering Melakukan Travelling?
Belakangan ini sebagian orang memanfaatkan waktu luangnya untuk melakukan travelling. Travelling ini sudah dianggap sebagai suatu trend atau gaya hidup terutama di kalangan remaja hingga dewasa. Travelling berguna untuk mengisi waktu luangnya disamping menjalani rutinitas sehari-hari. Untuk dapat melakukan travelling, orang-orang berpikir bagaimana caranya untuk dapat mengumpulkan uang dan merencanakan suatu perjalanan wisata ke tempat yang diinginkan. Menurut Idi Subandy Ibrahim wajah kaum muda sekarang dianggap terbentuk melalui identitas yang diilhami selebriti (celebrity inspired identity) (Chaney, 2004: 20). Sehingga dalam perkembangannya kalangan remaja hingga dewasa dapat mengambil keputusan dan pilihan rasionalnya untuk mengikuti suatu gaya hidup yang diinginkannya.

Negara Mana Saja yang Biasanya menjadi Tujuan Favorite untuk Melakukan Travelling?
Hasil dari Global Travel Intrentions Study (GTIS) tahun 2015 mengungkapkan bahwa dari sisi frekuensi perjalanan ternyata orang Indonesia kini cenderung untuk berpergian lebih lama, lebih jauh, dan lebih sering. Menurut Harianto Gunawan selaku Senior Business Development Leader Indonesia, mengatakan survey tersebut melibatkan 501 responden dengan kuota perwakilan berdasarkan jenis kelamin, usia, dan pendapatan untuk melihat kebiasaan dan karakter orang Indonesia ketika melakukan perjalanan.
Kemudian dari hasil survey tersebut memperlihatkan bahwa banyak orang Indonesia telah melakukan perjalanan ke luar negeri. Negara Singapura dan Malaysia tetap menjadi tujuan utama bagi orang Indonesia. Namun berpergian ke Asia Timur seperti Jepang, Cina, Korea sedang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Hari, mereka yang memilih berpergian ke luar negeri memiliki tujuan untuk menghabiskan waktu bersama dengan teman dan keluarga (58%), menjelajahi atau explore budaya setempat (56%), berpergian dengan berpetualang (34%), serta memanjakan diri dan bersantai (31%).

Mengapa Travelling menjadi Suatu Gaya Hidup dikalangan Masyarakat?
Suatu gaya hidup seperti melakukan travelling ini terjadi karena adanya pengaruh media  massa seperti yang dikemukakan oleh Windy Ariestanti selaku travel blogger terkemuka menyatakan berbagai macam daya tarik wisata di dalam maupun di luar negeri yang semakin terexpose melalui media televisi atau internet menumbuhkan aspirasi untuk dapat melakukan kegiatan traveling (Handayani, 2015). Travelling  yang mulanya merupakan kebutuhan sekunder saat ini telah mengalami perubahan menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang di Indonesia.

Lalu Apakah Travelling Memiliki Manfaat?    
            Travelling memiliki manfaat yang sangat besar bagi kondisi kejiwaan seseorang. Setelah melakukan traveling, seseorang akan merasa kembali segar dan ceria dengan kondisi mood yang bagus. Berikut ini terdapat beberapa manfaat travelling yaitu : 
1.     Suatu Hubungan
Siapa sangka, travelling juga memberikan dampak positif terhadap sebuah hubungan. Hal tersebut diungkapkan oleh Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi. Saskhya mengungkapkan bahwa banyak manfaat yang dirasakan oleh masing-masing pasangan selepas melakukan travelling bersama. Manfaatnya yaitu :
a.      Mengembalikan kondisi jiwa untuk siap kembali menjalani hubungan
b.     Simulasi hubungan yang akan datang
c.      Belajar toleransi
d.     Menghilangkan stress
e.      Membangun suasana hati yang gembira

2.     Backpacker
Bagi anda yang suka melakukan travelling secara backpacker akan mempunyai efek psikolgis positif terhadap karakter dan watak seseorang. Karakter dan watak ini terbentuk dengan pengalaman yang didapat dari kondisi di lapangan. Berikut ini manfaat travelling bagi seorang backpacker yaitu :
a.      Selalu mempunyai jalan keluar setiap memiliki masalah
b.      Menghargai waktu
c.      Selalu tegas menentukan keputusan
d.      Berpikir lebih global
e.      Banyak memiliki teman
f.       Berhemat
g.      Lebih cepat menerima perubahan
h.     Dapat menangkap peluang ekonomi
i.       Jiwa yang mempengaruhi produktivitas anak muda
j.        Awal terbentuknya start up bisnis baru

DAFTAR PUSTAKA
Dris, C. (2016). 5 Manfaat Travelling dalam Suatu Hubungan Menurut Pakar Psikologi. Retrieved July 12, 2019, from http://id-blog.zenrooms.com/5-manfaat-travelling-dalam-suatu-hubungan-menurut-pakar-psikologi/
Handayani, I. (2015). "Travel" Kini Jadi Kebutuhan Primer Orang Indonesia. Retrieved July 12, 2019, from https://www.beritasatu.com/food-travel/306026-travel-kini-jadi-kebutuhan-primer-orang-indonesia.html
KBBI. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Kota Tua, P. (2017). Efek Positif Psikologis Seorang Backpacker yang Suka Travelling. Retrieved July 12, 2019, from https://plesirankotatua.blogspot.com/2017/09/efek-positif-psikologis-seorang.html
Utami, E. dan Rachmawati, D. (2015). Seperti Inilah Tren "Traveling" Orang Indonesia. Retrieved July 12, 2019, from https://www.suara.com/lifestyle/2015/09/10/181434/seperti-inilah-tren-traveling-orang-indonesia

Komentar